Lebih Bahaya Mana? ISIS Atau Koruptor?

Ciao,

Lebih Bahaya Mana, ISIS Atau Koruptor?
Lebih Bahaya Mana, ISIS Atau Koruptor?
Lebih Bahaya ISIS Atau Koruptor

ISIS di kenal dengan aksinya yang dapat kita lihat di televisi. Namun adakah yang lebih berbahaya dari itu? Dalam foto yang opodab upload disini, opodab dapatkan ketika opodab sedang ada pekerjaan di suatu tempat. Apa yang juga berbahaya, yang juga sangat berbahaya adalah seorang koruptor. Ya, dengan aksinya yang selalu sembunyi-sembunyi, karena takut ketahuan, di habiskan semua jatah orang lain, atau dengan segala cara dia dapatkan yang dia inginkan tanpa memperdulikan orang lain.

Dia bekerja seperti halnya siluman, yang tiba-tiba ketahuan dan menjadi tersangka korupsi. Lalu apa bahayanya? Karena sangat cerdiknya dia, sampai-sampai kita tidak dapat merasakan kehancuran tersebut. Korupsi, suap, menurut opodab dapat menghancurkan dari segala sisi. Entah itu iman, kepercayaan, bahkan rasa manusiawi kita menjadi hilang.

Nasib Maling Ayam Vs. Koruptor
Nasib Maling Ayam Vs. Koruptor
Nasib Maling Ayam Dan Koruptor

Hampir semua pencuri wajahnya babak belur jika ketahuan mencuri, beda halnya dengan koruptor yang notabane nya seorang pencuri juga. Bagaimanakah menurut anda? Seorang yang mencuri dengan barang curian mungkin hanya senilai Rp. 60.000 atau pencuri yang mencuri miliaran rupiah yang pantas untuk hukuman lebih berat. Seorang koruptor dengan dengan wajah yang masih bisa tersenyum manis walaupun masa hukumannya sudah ketahuan dari 1-4 tahun penjara, tentunya masih dikurangi masa tahanan dan remisi. Seperti digambarkan pada gambar kedua yang opodab upload.

Do'a Kami, Lindungi Dan Mudahkan Pembrantas Korupsi
Do'a Kami, Lindungi Dan Mudahkan Pembrantas Korupsi
Dukung KPK Atau.......?

Satu yang tersirat dalam benak opodab, lindungi pembrantas korupsi agar mereka dapat bekerja dengan baik dan benar. Tentunya dengan target yang tepat sasaran. 

Belajar Menuntut Ilmu, Bukan Menuntut Kalau Ada Masalah
Belajar Menuntut Ilmu, Bukan Menuntut Kalau Ada Masalah
Belajar Menuntut Ilmu Bukan Menuntut Saya...

Mungkin ini yang saat ini terjadi pada negri ini, seakan kita belajar untuk diam walaupun mata kita melihat hal yang seharusnya tidak terjadi, atau tidak boleh untuk dilakukan. Kita terlalu terbiasa dengan kesalahan kecil yang mengakibatkan mudah untuk melakukan kesalahan besar.

Belajar seolah olah hanya untuk memenuhi persyaratan untuk mendapatkan apa yang di cita-citakan, tetapi tidak pernah belajar bagaimana menghargai orang lain juga diri sendiri. Seolah tidak pernah belajar untuk membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Seolah tidak belajar untuk berani menentang kesalahan dan membela kebenaran. 

Ilustrasi, KPK Dipenjara
Jangan Terjadi
Beginikah Jika Tidak Ada...

Harapan  besar dari opodab, semoga ilustrasi disamping tidak terjadi. 

kpk, koruptor, komisi pembrantas korupsi,

Label:

Posting Komentar

[disqus][facebook]

Author Name

{facebook#https://www.facebook.com/OpoWaeDab} {twitter#https://twitter.com/opowaedab} {google-plus#https://plus.google.com/+OpODabBlogspot} {pinterest#https://www.pinterest.com/OpODab/} {youtube#https://www.youtube.com/c/opogendanggendut}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.